Connect with us

Did NASA Astronaut Sunita Williams Convert to Islam After A Glimpse Of Mecca From Space?

Did NASA Astronaut Sunita Williams Convert to Islam After A Glimpse Of Mecca From Space?

In a 2010 interview, Sunita Williams rubbished the claims of her converting to Islam, that has been doing the rounds for over a decade now

A viral video claiming American astronaut Sunita Williams has converted to Islam, is false. The video, which has been shared more than 1.5 lakh times on a Facebook page, narrates in Bengali how Williams embraced Islam after she saw Mecca and Medina from space.

BOOM found that the fake message has been circulating since 2008 in multiple languages. American born Williams, an astronaut with National Aeronautics and Space Administration (NASA) has ties with Gujarat, India from her father – Deepak Pandya.

The video has been captioned, “why did Sunita Williams embrace Islam immediately after returning from the space…” (Original text: মহা আকাশ থেকে ফিরেই কেন’ সুনিতা উইলিয়াম ইসলাম ধর্ম গ্রহণ করেছিলেন- )

মহা আকাশ থেকে ফিরেই কেন' সুনিতা উইলিয়াম ইসলাম ধর্ম গ্রহণ করেছিলেন-

Posted by M Rahman on Saturday, July 27, 2019

Related Stories:

The video falsely quotes Williams as saying, “When I went 240 miles above the earth in space, I saw two bright stars on the earth. Immediately, I tried to see the lights through a telescope and I located them. One was situated in Mecca and the other was in Medina. I was overwhelmed after seeing this. And it is then that I decided to embrace Islam religion. Later, I embraced it after returning to earth.”

It then goes on to narrate a fabricated story about how during a space journey, Williams was moved by the holy places of Mecca and Medina and its prominent presence that could be felt even from above the Earth. “Baffled by the lights, she consulted her colleagues to know what those lights could be. On closer examination, they realized it was Mecca and Medina, Islam’s holy place of worship,” it further narrates.

“Ending all speculation, Sunita Williams announced about her conversion to Islam in the last Ramzan month,” the video falsely mentions, attributing the following fabricated quote to her. “I am now a Mussalman and I feel good to even think that.”

The video also builds an entire fake story about how Williams met the press in Jeddah and shared her exciting journey of converting. Interestingly, there is no video footage or photographs to document the same, as the narration is mostly supported by representative images of Mecca.

BOOM found multiple websites which have peddled this misinformation since more than a decade.

Sunita Williams (Conversion to Islam)

Posted by Hamza Mangal on Saturday, May 19, 2012

BOOM found that a similar video was viral in Indonesia last year.

SUBHANALLAH…..Kesaksian ASTRONOT WANITA JADI MU'ALAFSunita Williams, seorang wanita India pertama yang pergi ke bulan pada tanggal 9-07-2011. Kembalinya dari Bulan langsung masuk dan memeluk Agama Islam.Dia berkata : ''Dari Bulan seluruh Bumi kelihatan hitam dan gelap kecuali dua tempat yang terang dan bercahaya. Ketika aku lihat dengan Teleskop, ternyata tempat itu adalah Mekkah dan Madinah. Di Bulan semua frekuensi suara tidak berfungsi, Tapi aku masih mendengar suara Adzan.''Prof Lawrence E Yoseph berkata dalam Encyclopedia Americana : "…Sungguh kita telah berhutang besar kepada umat Islam. Sekiranya orang-orang Islam berhenti melaksanakan thawaf ataupun shalat di muka bumi ini, niscaya akan terhentilah perputaran bumi kita ini, karena rotasi dari super konduktor yang berpusat di Hajar Aswad, tidak lagi memencarkan gelombang elektromagnetik .Hasil penelitian dari 15 Universitas menunjukkan Hajar Aswad adalah batu meteor yang mempunyai kadar logam yang sangat tinggi, yaitu 23.000 kali dari baja yang ada !!Beberapa astronot yang mengangkasa melihat suatu sinar yang teramat terang mememancar dari bumi, dan setelah diteliti ternyata bersumber dari Bait Allah atau Ka'bah. Super konduktor itu adalah Hajar Aswad, yang berfungsi bagai mikrofon yang sedang siaran dan jaraknya mencapai ribuan mil jangkauan siarannya.Prof Lawrence E Yoseph – Fl Whiple menambahkan : "…Sungguh kita berhutang besar kepada orang Islam yang telah shalat, tawaf dan tepat waktu menjaga super konduktor itu…"Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi. Radiasi yang berada di sekitar ka’bah ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam.Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi.Sebab itu lah ketika kitìa mengelilingi Ka’Bah, maka seakan- akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.Makkah juga merupakan pusat bumi. Makkah adalah Pusat dari lapisan-lapisan langit Ada beberapa ayat dan hadits nabawi yang menyiratkan fakta ini.Allah berfirman : ‘Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.’ (ar-Rahman:33).Menurut riwayat Ibnu Abbas dan Abdullah bin Amr bin As, dahulu Hajar Aswad tidak hanya berwarna putih tetapi juga memancarkan sinar yang berkilauan. Sekiranya Allah subhanahu wata'ala tidak memadamkan kilauannya, tidak seorang manusia pun yang sanggup mamandangnya. Dalam penelitian lainnya, mereka mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tatasurya kita.Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam bersabda : Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam.Subhanallah, Alhamdulillah, Laa Illaha illallah, Allahu AkbarBetapa bergetar hati kita melihat dahsyatnya gerakan thawaf haji dan Umroh. Ini adalah jawaban fitnah dan tuduhan jahiliyah yang tak didasari ilmu pengetahuan yaitu mengapa kaum Muslimin shalat ke arah kiblat dan bahwa umat Islam dianggap menyembah Hajar Aswad. Hanya Allah Yang Maha Kuasa dan Segala-Galanya.Subhanallah ..(Kalau Anda sedang online, sebarkan ke sesama muslim. Berarti anda telah membelanjakan hartamu di jalan Allah). Insya Allah…

Posted by Siti Holijah on Thursday, March 8, 2018

A Pakistani blog mentioned about Williams’ conversion in 2008. You can view the archived version here.

BOOM searched online using the keywords ‘Sunita Williams Converting To Islam’ and was directed to a 2010 interview of Williams published in the Condé Nast. In the interview, when asked if she converted to Islam after seeing the lights of Mecca and Medina from space, Williams rubbishes it as a rumour.

I don’t know where that started. It’s not like I mind and I don’t have favoritism for any religion. But my dad is Hindu and I grew up trying to understand, what Krishna, Ram and Sita means? My mother is Christian, so then, what does Jesus mean? Me personally—not something to do with NASA—I do think there is a God and it’s somebody looking out for us and trying to guide us to live a very happy, productive life. There is further meaning. That’s just my thought.

While in interviews Williams has discouraged personal favouritism in religion, she also mentions that she carries an idol of Hindu god Ganesha with her during missions in space. “Ganesha is always in my house, everywhere I have lived, I have had Ganesh. So he had to come with me to space of course,” she says in the interaction.

(BOOM is now available across social media platforms. For quality fact check stories, subscribe to our Telegram and WhatsApp channels. You can also follow us on Twitter, Facebook, Instagram and Linkedin .)

Claim Review : Sunita Williams embrace Islam immediately after returning from the space

Fact Check : FALSE

mm

Swasti Chatterjee is a fact-checker and the Deputy News Editor of Boom's Bangla team. She has worked in the mainstream media, in the capacity of a reporter and copy editor with The Times of India, The Indian Express and NDTV.com and is now working as a digital detective, debunking fake news.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top